Polres Jaktim Bongkar Produksi Sabu Disebuah Kontrakan.

0
225

Jakarta,zonadinamikanews–Polres Metro Jakarta Timur Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika Jenis Sabu Dengan Cara Memproduksi di Rumah Kontrakan, Jalan Kramat Gang Anggrek, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Senin (02/03/2020).

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Arie Ardian Rishadi, S.I.K di dampingi Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Timur AKBP Jonter Banuarea, SH, MH dalam paparannya mengatakan, Berawal dari informasi masyarakat yang tidak bersedia disebutkan identitasnya bahwa ada salah satu rumah kontrakan di daerah Lubang Buaya Jakarta Timur yang dicurigai oleh masyarakat dikarenakan penghuni rumah kontrakan tersebut sangat tertutup terhadap lingkungannya, sehingga warga menaruh kecurigaan dan melaporkan kepada petugas Kepolisian, kemudian petugas Kepolisian dari Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Timur melakukan penyelidikan di lokasi tersebut, dan petugas mengintensifkan penyelidikan selama 3 hari dan dari hasil penyelidikan petugas meyakini jika penghuni kontrakan tersebut melakukan penyalahgunaan narkoba.

Kemudian pada hari jumat tanggal 28 Februari 2020 sekira jam 07.00 Wib petugas melakukan pengintaian kembali dan sekira jam 09.00 Wib seseorang yang dicurigai tersebut akan masuk ke dalam kontrakan, kemudian petugas langsung melakukan penangkapan, dan setelah ditanya mengaku bernama DF, kemudian petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap rumah kontrakan tersangka DF dimana dari penggeledahan tersebut petugas berhasil menemukan narkotika jenis sabu dari dalam kamar lantai II rumah kontrakan tersangka DF selain itu petugas juga mengamankan bahan-bahan dan alat-alat yang digunakan untuk memproduksi narkotika jenis sabu, “ujar Kombes Pol Arie.

Kemudian petugas melakukan interogasi terhadap tersangka DF perihal kepemilikan narkotika jenis sabu serta bahan-bahan dan alat-alat untuk memproduksi narkotika jenis sabu, adapun tersangka DF mengakui bahwa keseluruhan barang bukti tersebut sebagai milik tersangka DF sendiri. Dimana untuk bahan-bahan untuk membuat narkotika jenis sabu tersebut tersangka DF dapatkan dengan cara membeli dari warung atau pasar di sekitar tempat tinggal dan toko kimia, sedangkan untuk alat-alat tersangka DF dapatkan dengan cara membeli dari warung atau pasar di sekitar tempat tinggal tersangka DF, toko elektronik dan toko kimia, “imbuhnya.

Baca Juga :  Kejari Pelalawan Dalami Kasus Percetakan Sawah

Tersangka DF mengakui sudah 3 kali membuat narkotika jenis sabu, yang pertama dan kedua yang dibuat di daerah Jati Asih Kota Bekasi Jawa Barat, namun untuk eksperimen yang pertama dan kedua tersangka DF menganggap hasil produksinya tidak bagus dikarenakan tersangka DF belum menemukan komposisi yang tepat, namun untuk pembuatan sabu yang ketiga yang dibuat di daerah Lubang Buaya Cipayung Jakarta Timur tersangka DF merasa komposisi bahan-bahan pembuatan sabu-nya sudah tepat dan menghasilkan sabu kurang lebih sebanyak 3 gram, “tegasnya.

Menurut pengakuan tersangka DF bahwa sabu yang selama ini tersangka DF beli/konsumsi kualitasnya jelek sehingga tersangka DF berinisiatif untuk membuat/memproduksi, adapun motivasi tersangka DF untuk memproduksi sabu hanya untuk ekperimen namun apabila ada teman tersangka DF yang berminat tersangka DF akan memberikan, tersangka DF membenarkan belajar membuat/memproduksi sabu secara otididak (dengan cara membaca buku dan melihat konten di youtube).

Atas kejadian tersebut selanjutnya tersangka berikut barang bukti di bawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut, “tutupnya.

Tersangka DF dikenakan Pasal 113 ayat (1) sub Pasal 112 (1) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan pidana denda paling sedikit 1 Miliar dan paling banyak 10 miliar.(parda)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here