Pungli di MTsN 10 Agam dan Komite Tabrak Permendikbut 75 Tahun 2016

0
440

Kabupaten Agam-ZonadinamikaNews.com.Ketua Komite MTsN 10 Agam yang disebut bernama Mulyadi, oknum ini, selain doyan melakukan dugaan pungutan liar pada orang tua murit juga telah melanggar Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 75 tahun 2016, Dalam aturan yang baru pejabat maupun guru tidak diperkenankan menjadi pengurus komite,”

Abdi negara ini harus di tindak tegas, karena dibalik seragam pengawai negeri sipilnya sudah berusaha mengelabui masyarakat dalam dunia pendidikan. Mulyadi yang disebut sebagai PNS di sebuah kantor kecamatan ini sudah membuat aturan yang merugikan banyak orang tua murit.

Karena praktek pungutan liar (pungli) dunia pendidikan dibawah naungan kementerian agama Kabupaten Agan gila-gilanwali murid sering dibebankan biaya untuk keperluan sekolah.

Hal ini disampaikan Berberapa orang tua wali murid ‘yang di kata gorikan orang yang tidak punya pengasilan” Di agam sumatra barat yang mintak di rahasiakan namanya.

Di( MTsN ) 10 Agam dirinya mengaku ‘sangat dibebankan dengan adanya pungutan yang telah di progaramkan melalui dana komite sekolah’.Terkait buat keperluan pembayaran
berberapa keperluan sekolah’ yang tak layak seharusnya di bebani pada orang tua wali murid,,,denggan harus membayar Rp300 ribu (tiga ratus ribu rupiah ) permurid ‘

“Kami sebagai wali murid tidak bisa berbuat banyak karena pasti ada intimidasi. Saya harap hal tersebut harus ditindaklanjuti, sebab sangat merusak moral guru yang seharusnya mencerdaskan anak bangsa, bukan malah menjadi penyusah masyarakat,” katanya.

Wanita berhijab ini menjelaskan, praktik dugaan pungli terlihat sudah sangat teroganisir. Sebab pembayaran dikoordinir oleh salah satu oknum guru.denggan berberapa bukti pembayaran berupa kwitansi.

Dia menilai, adanya kwitansi bagi yang sudah membayar patut diduga adanya dugaan punggutan liar’ Saya juga bingung seperti apa warga kecil harus berbuat”ujarnya”

Baca Juga :  Menggunakan Anggaran DD,Pekerjaan Jalan Onderlagh Diduga Asal-Asalan

Inil dia rincian punglinya.

Aggaran Komite tahun pelajaran 2018/2019 MTsN 10 Kabupaten Agam

Pengeluaran
A: Kegiata Non Fisik
1: Biaya Rapat Komite dan Orang tua= Rp 2,500,000
2: Intensif Pembantu Bendahara 12× 250,000 = 3,000,000
3: Peringati HBI dan Nasional = 1,500,000
4: Sosial dan Kesehatan = 3,000,000
JUMLAH = 10,000,000

B: Kegiatan Fisik
1: Asuransi Siswa 255× 10,000 =2,550,000
2:Intensif Sapam 12× 700,000= 8,400,000
3: Biaya Pajak Bus Sekolah = 2,600,000
4: Oferasional Bus Sekolah = 7,000 000
5: Pembina Pramuka = 4,000,000
6: Pembina Bidang Setudi = 4,200,000
7; Pembina Kesenian = 2,800,000
8:Pembina Khtbah Forum Arijal Forum annisa dan persambahan = 4,830,000
9; Pematapan KSM Aksioma dan Lomba = 7,000,000
10: Latihan Paskibra = 1,500,000
11; Pembelian Kursi Dan Meja =12,250,000
12: Pembuatan Pagar Sekolah = 13,557,500
13: Pembelian Sepatu dan Seragam Satpam = 700,000

JUMLAH PENGELUARAN = 81,387, 500

PENGELUARAN
A; KEGIATAN NON FISIK
1: Biaya Rapat Komite Dan Orang Tua
= 2,500.000
2; Inteaif Pembantu Bendahara 12× 250,000= 3,000,000
3; Peringati HBI dan Nasional= 1,500,000
4: Sosial dan Kesehatan = 3,000,000
JUMLAH = 10,000,000

B: KEGIATAN FISIK
1: Asuransi Siswa 255×10,000= 2,550,000
2: Insetif Sapam.12× 700,000= 8,400,000
3: Biaya Pajak Bus Sekolah = 2,600,000
4; Oferasional Bus Sekolah = 7,000,000
5, Pembina Pramuka = 4,000,000
6,Pembina Bidan Setudi = 4,200,000
7, Pembina Kesenian = 2,800,000
8,Pembinaan Khutbah Forum Arijal Forum annisa dan Pasambahan = 4,830,000
9,Pematapan KSM Aksioma dan lomba= 7,000,000
10, Latihan Paskibra = 1,500,000
11, Pembelian Meja dan Kursi= = 7,000,000
12 , Pembuatan Pagar Sekolah= 7,435,000

JUMLAH Rp = 69,315, 000

Kepala sekolah MTsN 10 Agam Sumatra barat yang selalu berdalih bahwa komite sudah bermusyawarah dengan orang tua siswa ‘minta sumbangan bagi orang tua’ siswa yang mampu’ yang tidak mampu’ komite tidak’ meminta sumbangan. Melalui rapat komite.

Baca Juga :  Pembangunan BUIS Dari DD Desa Sisarahiligamo Terindikasi Kuat Ajang Korupsi

Dugaan pemufakatan jahat terkait pungutan ini sangat rawan, dan pihak penegak hukum harus bertindak tegas, tindak oknum pendidik pelaku pungli didalam naugan lembaga keagamaan ini.tegas sumber.(zhm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here