Oknum Pendidik di SMPN 1 Pamatang Silimahuta Simalungun Palak Muridnya?

0
340

Simalungun-ZonadinamikaNews.com.Oknum berlabel pendidik di SMPN 1 Pamatang Silimahuta dituding telah melakukan perbuatan tidak terpuji pada muridnya.Perbuatan dugaan tidak terpuji tersebut karena oknum
Kepala sekolah SMP NEGERI 1 Pamatang Silimahuta Kabupaten Simalungun dituding seenak jidatnya membuat kebijakan dan memalak muridnya yang mengarah pada kepentingan dirinya tanpa memperhitungkan efek samping dan risiko pada orang tua murid.

Tudingan perbuatan tidak terpuji itu adalah dugaan pungutan liar dengan dalih membangun tower di sekolah.hal ini terungkap ketika beberap orang orang tua siswa menerangkan bahwa pembangunan tower orang tua siswa diwajibkan membayar 100.000/siswa.

Walaupun sebenarnya kami tidak senang dengan pungutan ini namum kami takut nantinya anak kami di tekan disekolah, akhirnya mental anak kami menurun dan merasa malu mau tidak mu harus kami bayar dan kutipan ini pun untuk menunjang UNBK tutur orang tua siswa yg tidak mau disebut namanya di media ini.

Agaknya tindakan oknum pendidik bermental serakah ini telah berlawanan dengan aturan Pemerintah pusat bahwa tidak boleh ada pembebanan jenis apapun pada anak didik khsususnya dalam UNBK namun kepal sekolah SMP N 1 Pamatang Siilimahuta ibu PMD inisiatif untuk membangun tower, dengan membebankan kepada orang tua.

Kegiatan ini sudah melanggar peraturan menteri pedidikan dan undang undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Pendidikan gratis wajib hukumnya atau Wajib belajar 9 yang diatur permendikbud nomor 47 tahun 2008.maka pemerintah wajib untuk menanggung segala biaya investas dan operasi disetiap penyelenggaraan pendidikan pada tingkat dasar SD.

SMP ketika dikonfirmasi via pesan aplikasi WhatsApp kepsek ini berusaha cuci tangan atau mengelak dengan menjawab bahwa itu tidak benar.

(J girsang)

Print Friendly, PDF & Email
Baca Juga :  Niat Jahat Pangkalan Gas Bersubsidi Bekasi, Jual Gas Keluar Wilayah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here