Kepsek SD 060928 Jarang Ditempat.Diduga Karena Ķorupsi Dana BOS

0
217

Medan-ZonadinamikaNews.com .
Semenjak kepemimpinan kepala sekolah dipengang oleh Lukman Hutagalung tampak sekolah makin tak terawat tidak karu karuan, selain kondisi sekolah cukup prihatin, kepsek yang satu inipun tidak betah berdiam diri di sekolah, konon kabarnya yang bersangkutan kerap dihantu ketakutan karena ulahnya yang diduga kerap menyagunakan dana BOS.Kata Wilman Siallangan pada media ini.

Dikatakan, Hasil pantauan NGO TOPAN AD DPW SUMUT. Penampakan gedung sekolah yang dari tahun ke tahun cat tidak ada perubahan. Setiap awak media dan LSM ingin konfirmasi tentang penggunaan dana BOS namun kepsek tidak pernah ada di tempat.

Dugaan penyalahgunaan dana BOS ada tahun 2019 ketika melihat kegiatan pembelajaran dan ektra kurikuler,Evaluasi pembelajaran
Dan pada perawatan sekolah.beber Wilman.

Lebih jauh Wilman mengatakan,di SD 060928 Medan Sumatera Utara bahwa Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa Rp.29.254.000, Rp.14.134.000, Rp.19.369.000, Rp.18.234.0004.Kegiatan evaluasi pembelajaran Rp.11.796.000, Rp.28.696.000, Rp.21.396.000, Rp.16.736.000.Pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana sekolah Rp.8.740.000, Rp.1.960.000, Rp.7.000.000, Rp.2.960.000. Perlu disikapi secara serius, ini uang rakyat dan bukan uang nenek moyang kepsek, angka-angka ini mencurigkan dan diduga tidak sesuai fakta dilapangan.

Masih menurut Wilman, Dugaan praktek korupsi di lingkungan pendidikan ini, agaknya semakin memprihatinkan dan berdampak pada pencorengan nama baik dunia pendidikan, selain mental oknum pendidik yang bermental seraka, juga akibat lemahnya pengawan pihak terkait, yang diduga selalu didinabobokan oleh pihak sekolah dengan kesepatan tau sama tau yang ku mau.

Indikasi terjadi penggunaan dana BOS yang tidak tepat sasaran itu menjadi aman terkendali, dugaan rekayasa dokumen dalam alokasi dana pendidikan anak bangsa dilindungi pihak terkait, seperti inpekstorat.

Bila kepala sekolah jarang ditempat atau tidak betah menempati istananya, ini perlu dicurigai, selain pemalas dan juga rawan melakukan hal-hal yang berlawanan dengan hukum, seperti rawan korupsi, karena selalu berusaha menghindar dari kalangan kontrol sosial. Ujar Wilman. (Jhon Girsang)

Print Friendly, PDF & Email
Baca Juga :  Dituding Mark Up Dana BOS Kepsek SMAN 1 Laguboti Kebingungan Mengklarifikasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here