Penyuluh Pertanian Aceh Diduga Rekayasa Pengurus Kelompok Tani

0
708

Aceh Timur – ZonadinamikaNews.com.Dugaan kerasnya adanya peran oknum penyuluh dalan penentuan pengurus dalam kelompok tani yang diduga hasil rekayasa semakin terbuka, sehingga hasil tidak mampuan para penyulu ini membuat sejumlah petani merasa kecewa.

Ketua Ormas Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) DPC Aceh Timur Saiful Anwar sangat kecewa dengan sikap Penyuluh Pertanian di Kabupaten Aceh Timur tidak menanggapi agar melakukan verifikasi ulang terhadap Kelompok Tani (KT).

Pernyataan tersebut disampaikannya kepada awak media dalam diskusi kecil terkait Penyelamatan Aset Negara oleh Rakyat berbasis Keterbukaan Publik di Idi Minggu (23/02/20).

“Dalam berapa hari ini kami memantau bantuan pertanian tidak tepat sasaran, banyak kelompok dalam pembentukan tidak sesuai mekanisne aturan. Perekrutan anggota ditentukan mereka – mereka yang tidak miliki lahan pertanian”. Ujar Saiful.

“Dalam hal ini membutuhkan langkah – langkah konkrit terkait operasional untuk penguatan Kelompok Tani agar tersistem dengan benar serta tepat sasaran dalam upaya meningkatkan dan pemenuhan hak – hak kesejahteraan petani”. Jelasnya.

“Selaku pendamping atau Fasilitator petani, Penyuluh Pertanian sudah seharusnya melakukan verifikasi ulang dan selanjutnya melakukan Revitalisasi Kelompok Tani diwilayah kerja dampingan masing – masing Penyuluh. Semua itu bertujuan agar Kelompok Tani itu jelas legalitasnya dan terdata mana yang aktif dan tidaknya”. Harapnya.

Saiful menyesalkan selama ini bantuan dari uang Negara untuk Kelompok Tani tidak tepat sasaran, karena diduga adanya kelompok – kelompok Tani dianggap siluman alias kelompok terbentuk hanya untuk mengambil bantuan saja.

Harapan Saiful “Pihak penyuluh dalam hal ini dapat berkoordinasi langsung dengan Dinas terkait legalitas serta terdatanya secara baik kelompok Tani, bahkan alangkah indahnya lagi, kelompok – kelompok aktif tersebut setelah diverifikasi serta memenuhi syarat sesuai aturan diminta di SK – kan oleh Bupati. Sehingga, perlu dikeluarkan aturan, setiap kelompok yang mendapat bantuan syaratnya telah di SK – kan oleh Bupati”. Urainya.

Baca Juga :  Bantuan Orang Dermawan Untuk Murit Miskin Disunat Oknum Guru SDN 18 Balekok?

Ketua Ormas LAKI DPC Aceh Timur Saiful mengatakan tetap terus mengawal bantuan kepada petani supaya tepat sasaran sesuai juknis, bila ada para Kelompok Tani tidak mempunyai lahan pertanian, kami dari Ormas LAKI akan melaporkan ke pihak penegak hukum untuk diambil tindakan secara hukum .

“Sangat disayangkan, masih banyak petani sebenarnya belum masuk dalam daftar kelompok Tani, seharusnya mereka yang layak mendapatkan bantuan. Dalam hal ini para petani sangat ingin bergabung dalam kelompok tani.(tim)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here