Penggunaan Dana BOS SMAN 1 Kuala Kapuas Dituding Mark Up.

0
660

Kuala Kapuas-ZonadinamikaNews.com. Sukrina Kepala Sekolah SMAN 1 Kuala Kapuas Kalimantan Tengah, dalam pengalokasian dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dituding sarat dengan pembuatan angka atau pengeluaran terindikasi hasil rekayasa.

Bedasarkan dokumèn alokasi dana BOS dari tahun 2018-2019 yang di terimah redaksi via surat elektronik atau memail, membocorkan bahwa aroma terjadinya mark up terkait penyerapan dana BOS di sekolah SMAN 1 Kuala Kapuas, sumber yang mengaku tenaga pendidik disekolah tersebut, berharap agar media berkenan menyikapi dan mempublikasikan agar masyarakat banyak mengetahuinya.Karena menurutnya, dugaan keras untuk isi pundi-pundi dengan cara dugaan korupsi dana pendidikan tersebut dan laporan penggunaan dana BOS diduga kuat hasil penggelembungan angka.

Agaknya mental “maling” uang negara demi memperkaya diri dan keluarganya yang diperankan oleh oknum pendidik, ini patut jadi perhatian aparat penegak hukum untuk memeriksa pribadinya selaku kepala sekolah, kemana anggaran yang di keluarkan yang cukup besar, yang diduga bertolak belakang dengan fakta dilapangan. tegas Sumber yang meminta edentitaskan di rahasiakan.

Untuk diketahui, pada tahun 2018-2019 SMAN 1 Kuala Kapuas mendapatkan kucuran dana BOS sebagai berikut. Tahun 2018 pada triwulan satu Rp.258.440.000, triwulan dua Rp.540.120.000, triwulan tiga Rp.258.440.000, triwulan empat Rp.229.320.000 dan tahun 2019 pada triwulan satu Rp.258.440.000, triwulan dua Rp.540.120.000, triwulan tiga Rp.258.440.000, triwulan empat Rp.229.320.000.

Dugaan praktek korupsi biaya pendidikan disinyalir telah melanggar Undang – Undang Tindak Pidana Korupsi Tahun 1999 Pasal 2 dan Pasal 3 menyebutkan ;

Pasal 2

Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000.00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)

Baca Juga :  Program Rutilahu Mulai Menuai Keluhan dari Masyarkat

Pasal 3

Setiap orang yang dengan sengaja menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak 1 miliar.

Kepala Sekolah SMAN 1 Kuala Kapuas Kalteng yang di komandoi Sukrina saat dikonfirmasi via pesan singkat lewat WhatsApp mengatakan, “Bisa minta sumber emailnya pak, kami melaporkan dana bos tiap tahun melalui web resmi dan sudah rekon di propinsi, anggaran sesuai alokasi, bukti fisik (nota-kuitansi- aset yg dibeli) ada di sekolah. Jika memang ada laporan, kami siap diperiksa dan buktikan. Tks” jawabnya singkat 27/02.

Berikut rincian penggunaan dana BOS yang diduga terjadi penggelembungan angka, Pengembangan Perpustakaan
Rp.126.255.600,Pembelian Buku
Rp.101.254.600,Pengembangan Non Buku Text Rp.25.001.000, Rp.Penerimaan Peserta Didik Baru
41.010.747, Rp.Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler
triwulan satu Rp.27.988.500, Rp.4.525.000, Rp.19.190.000, Rp.30.849.600

Kegiatan Evaluasi Pembelajaran
Rp.31.040.600,Rp.35.814.250,Rp.18.400.000,Rp.51.678.150,Pengelolaan Sekolah
Rp.119.057.200,Rp.87.238.000 Rp.126.235.570,Rp.48.349.974.Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Pengembangan Manajemen Sekolah Rp.9.087.500,Rp.7.025.000 Rp.7.370.000, Rp.8.195.000.Langganan Daya dan Jasa Rp.6.631.616,Rp.32.705.153 Rp.18.170.060, Rp.33.610.776, Pemeliharaan dan Perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah,Rp.12.390.000,Rp.79.891.250,Rp.41.629.000, Rp.66.171.500..Pembayaran Honor
Rp.22.137.500, Pembelian Alat Multi Media Pembelajaran
Rp.22.267.084,Rp.85.615.000, Rp.17.085.370,Rp.9.225.000

Rincian Penggunaan dana BOS Tahun 2019 yang diduga terjadi penggelembungan pada kegiatan, Pengembangan Perpustakaan
Rp.136.576.200.Jumlah Dana Pembelian Buku Rp.116.640.000
Pengembangan Non Buku Text
Rp.18.225.000,Penerimaan Peserta Didik Baru Rp.39.355.000, Rp.5.100.000, Rp.Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler
RP.21.275.000,Rp.13.925.500, Rp.20.444.500, Rp.18.129.600.Kegiatan Evaluasi Pembelajaran Rp.31.258.002, Rp.37.548.000, Rp.11.351.500, Rp.52.600.720.

Pengelolaan Sekolah Rp.132.045.561, Rp.94.739.848, Rp.105.624.300, Rp.92.203.649.Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Pengembangan Manajemen Sekolah Rp.7.190.000,Rp.26.595.100, Rp.10.125.000, Rp.10.050.000. Langganan Daya dan Jasa Rp.9.728.437, Rp.32.530.452, Rp.42.259.137, Rp.39.017.031.Pemeliharaan dan Perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah Rp.13.642.000, Rp.75.670.000, Rp.41.055.563, Rp.16.469.000.Pembelian Alat Multi Media Pembelajaran Rp.43.301.000, Rp.83.179.900, Rp.22.480.000, Rp.850.000.(tim/bersambung)

Baca Juga :  Warga Tuntut Kejelasan Tanah Garapan Yang di Kuasai PT.HK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here