Oknum Kades dan Camat Coreng Nama Baik Bupati Merangin

0
884

MERANGIN-zonadinamikaews.com.Ada dugaan upaya untuk mencoreng nama baik Bupati Kabupaten Merangin oleh oknum kepala desa dan yang terkesan di Lindungi oleh oknum camat. Nekatnya menggadaikan nama Bupati ini, diduga unsur kesengajaan demi menutupi kedok dan hasil pekerjaan yang kurang maksimal terkait penyerapan uang negara yakni Dana Desa.

Seperti diketahui pemilihan umum yang dikabarkan bahwa Bupati Merangin akan bertarung di dalam perebutan pimpinan di provinsi Jambi yang tidak lama lagi akan di gelar. Dan camat dalam hal ini, seharusnya membuat tindakan pada oknum kades yang seenak jidatnya menjual nama bupati dalam hal transfaransi anggaran, dan bukan malah melindunginya.Karena menjual nama bupati ini akan berdampak pada berkurangnya kepercayaan masyarakat pada dirinya, khususnya dalam rencana pencalonan Jambi satu.

Dugaan adanya maksud melindungi sang Kades yang sengaja jual nama bupati ini, hanya karena takut memberikan keterangan pada media, camat yang hanya melakukan klarifikasi melalui telepon untuk menanyakan akan kebenaran atas pengakuan tersebut,kurang relevan. Seharusnya camat meminta bukti bila Kades mengatakan ada larangan dari bupati terkait pemberian keterangan tidak boleh terbuka pada media dan juga aparat penegak hukum lainya soal alokasi dana desa.

Diberitakan sebelumnya, Wawan kepala desa Aur Berduri yang mengaku dapat perintah dari bupati Merangin tidak boleh terbuka soal penggunaan Dana Desa, menjadi perbincangan hangat masyakat Merangin, beragam komentar yang bertebaran dalam dunia maya, yang mengatakan, bahwa alokasi DD Aur Berduri perlu di usut penegak hukum, dan ada yang mengatakan, “pak kades jangan jual nama bupati dong, jetlemen dong.

Disisi lain Agus Salim Camat Nalo Tantan berupaya cari aman dan mengkambing hitamkan wartawan atau media yang memberitakan, bahkan sang Camat mengaku sudah komunikasi dengan kepala Desa Aur Berduri bahwa pernyataan sebagaimana di beritakan “Bupati Suruh Tidak Boleh Terbuka soal DD” tidak benar.

Baca Juga :
Terbitkan KK Ganda Pemdes Cangkringsari Kesandung Masalah

“Saya tanyakan kades masalah itu,kades mengaku tidak, tau-tau keluar di media” seperti yang di lansir media online JARI JAMBI.COM. bahkan pernyataan pembuatan berita tidak sesuai dengan undang-undang pers .

Wawan Kepala Desa Aur Berduri saat di konfirmasimedia ini tentang pengalokasian Dana Desa dengan rasa tak bersalah Wawan megatakan, “Saya tidak bisa  terbuka dalam penggunaan dana desa sesuai dengan pesan pak bupati, kepada para kades jangan terbuka dalam penggunaan dana desa sebelum adanya pemeriksaan, selain kepada pihak inspektorat tidak boleh terbuka bahkan kejaripun kalau memeriksa kades itu di tegor dan dimarahi oleh pak bupati ujar Wawan”.

Dugaan menjual nama bupati yang di perankan oleh Wawan kepala desa Aur Berduri patut diduga telah mencemarkan nama baik kepala daerah yang patut di hormati.

Salah seorang tokoh masyarakat saat berbing-bincang dengan media ini seputar pengakuan Wawan selaku kades, sangat menyayankan dan tidak sepatutnya bawa-bawa nama bupati, dan sangat tidak mungkin juga bupati menyarankan hal-hal konyol begitu.

“Wawan selaku kepala desa, apa tidak merasa sebagai pelayan publik dan jual-jual nama bupati, dengan cara jual-jual nama bupati, maka patut di curigai ada apa di dalam penyerapan dana desa, sehingga harus takut bicara sama wartawan? Presiden Joko Widodo sendiri memerintahkan seluruh kepala desa harus terbuka soal penggunaan dana desa, sama saja Wawan telah menggadaikan bapak Bupati kalau begini ceritanya. terang sumber.

Seraya menegaskan, bupati Merangin harus menindak Kepala Desa Wawan, dan mencopot Camat karena tidak bisa membina anak buahnya, dan juga penegak hukum harus mengusut alokasi dana desa, pasti ada yang tidak beres ini, pesanya.

(Yzd).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here