Kades Aur Berduri Merangin Gadaikan Nama Bupati, Camat Cari Aman.

0
963

MERANGIN-ZonadinamikaNews.com.Menindaklanjuti pemberitaan media ini terkait pernyataan Wawan kepala desa Aur Berduri yang mengaku dapat perintah dari bupati Merangin tidak boleh terbuka soal penggunaan Dana Desa, menjadi perbincangan hangat masyakat Merangin, beragam komentar yang bertebaran dalam dunia maya, yang mengatakan, bahwa alokasi DD Aur Berduri perlu di usut penegak hukum, dan ada yang mengatakan, “pak kades jangan jual nama bupati dong, jetlemen dong.

Disisi lain Agus Salim Camat Nalo Tantan berupaya cari aman dan mengkambing hitamkan wartawan atau media yang memberitakan, bahkan sang Camat mengaku sudah komunikasi dengan kepala Desa Aur Berduri bahwa pernyataan sebagaimana di beritakan “Bupati Suruh Tidak Boleh Terbuka soal DD” tidak benar.

“Saya tanyakan kades masalah itu,kades mengaku tidak, tau-tau keluar di media” seperti yang di lansir media online JARI JAMBI.COM. bahkan pernyataan pembuatan berita tidak sesuai dengan undang-undang pers .

Agaknya camat kita ini juga korban kebohongan oleh sang kades, atau sang kades yang tidak jentlemen atas pengakuanya? Sebab pengakuan sang kades kepala sang camat sangat berbedah dengan bunyi rekaman yang di miliki wartawan saat di konfirmasi seputar dana desa tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Wawan Kepala Desa Aur Berduri saat di konfirmasimedia ini tentang pengalokasian Dana Desa dengan rasa tak bersalah Wawan megatakan, “Saya tidak bisa  terbuka dalam penggunaan dana desa sesuai dengan pesan pak bupati, kepada para kades jangan terbuka dalam penggunaan dana desa sebelum adanya pemeriksaan, selain kepada pihak inspektorat tidak boleh terbuka bahkan kejaripun kalau memeriksa kades itu di tegor dan dimarahi oleh pak bupati ujar Wawan”.

Dugaan menjual nama bupati yang di perankan oleh Wawan kepala desa Aur Berduri patut diduga telah mencemarkan nama baik kepala daerah yang patut di hormati.

Baca Juga :  Ormas LAKI: Diduga Pelaporan Dana BOS Di Aceh Timur Rawan Mark Up.

Salah seorang tokoh masyarakat saat berbing-bincang dengan media ini seputar pengakuan Wawan selaku kades, sangat menyayankan dan tidak sepatutnya bawa-bawa nama bupati, dan sangat tidak mungkin juga bupati menyarankan hal-hal konyol begitu.

“Wawan selaku kepala desa, apa tidak merasa sebagai pelayan publik dan jual-jual nama bupati, dengan cara jual-jual nama bupati, maka patut di curigai ada apa di dalam penyerapan dana desa, sehingga harus takut bicara sama wartawan? Presiden Joko Widodo sendiri memerintahkan seluruh kepala desa harus terbuka soal penggunaan dana desa, sama saja Wawan telah menggadaikan bapak Bupati kalau begini ceritanya. terang sumber.

Seraya menegaskan, bupati Meramgin harua menindak Kepala Desa Wawan, dan juga penegak hukum harus mengusut alokasi dana desa, pasti ada yang tidak beres ini, pesanya.(Yzd).

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here