Pelaku Cabul Bebas Gentayangan

0
548

SIDOARJO,Zonadinamika.com. Kasus pencabulan, pembuktian adalah bagian terberat, umumnya perlakuan cabul dilakukan dalam lingkungan tertutup dan terbatas, sehingga masalah pencabulan seringkali mengakibatkan kerugian bagi perempuan dari pada si pelaku, bahkan tidak jarang karena tekanan tertentu.

Dalam Pasal 108, Ayat 1, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) mengatakan: Setiap orang yang mengalami, melihat, menyaksikan dan atau menjadi korban peristiwa yang merupakan tindak pidana berhak untuk mengajukan laporan atau pengaduan kepada Penyelidik dan atau Penyidik baik lisan maupun tertulis.

Lemahnya hukum kasus pencabulan di Sekolah fullday, SD Anugrah school yang berlokasi di Sentra Niaga Citra Garden Buduran Sidoarjo, pada bulan Mei 2015 tahun kemarin, Marcel pelaku hanya di kenakan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis. Pihak kejaksaan mengembalikan berkas dengan dengan status P19 ke pihak Polres Sidoarjo.

Ivon didampingi kuasa Hukumnya Habib Zein beserta Mila Machmudah, saat jumpa pers di Pazkul kemarin, Memberikan keterangan bahwa kasus tersebut tidak seperti yang diharapkan, pasalnya pihak kejaksaan memberikan status P19 mengembalikan berkas, karena tidak ada saksi dewasa.

Dalam hal ini Ivon menerangkan,” korban bukan hanya anaknya saja, ada juga orang tua murid di sekolah yang sama juga melapor,” terang Ivon ibu korban.

Ditambahkan Mila Machmudha” kasus pencabulan ini, pihak kejaksaan meminta saksi dewasa, sedang setiap pelaku pencabulan, rata rata melakukan aksinya di tempat tersembunyi, dan tidak mungkin ada saksi,” Tutur Mila.

Perlu diketahui pelaku Marcell yang bekerja sebagai Office Boy (OB) merupakan kerabat Jeane Mandagi pemilik Sekolah Sd Anugrah School, dan Wison pemilik Yayasan SD Anugrah School. (dra)

Baca Juga :  Tergiur Lihat Uang Cewek Yang Dikencani, Laki Biadap Ini Lalu Membunuhnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here