Pameran Buku s Tahun 2016 Kapua

0
683

KUALA KAPUAS – Zonadinamika,com. Wakil Bupati Kapuas Ir Muhajirin MP membuka langsung Pameran Buku Untuk Kapuas Tahun 2016, Kamis (28/4) Siang di Citimall Kuala Kapuas. Pembukaan tersebut ditandai dengan Pemecahan Kendi Sebagai Simbol Dalam Memerangi Kebodohon Di Masyarakat khususnya Kabupaten Kapuas. Di isi pula dengan Tarian Adat Dayak dari Sanggar Tari Tingang Menteng Panunjung Tarung dan Paduan Suara dari SMAN 2 Kuala Kapuas.

Nampak hadir, Perwakilan Ketua DPRD Kabupaten Kapuas yaitu Anggota Komisi Empat DPRD Kapuas, Dandim 1011/KLK yang diwakili oleh Kepala Staf Dandim 1011/KLK Kabupaten Kapuas, Perwakilan dari Kajari Kabupaten Kapuas, Perwakilan dari Kapolres Kabupaten Kapuas, Perwakilan dari Kepala Kantor Perpusatakaan Provinsi Kalteng.

Kepala KPAD Kabupaten Kapuas Hj Nor Apiati Muhajirin, Pimpinan 3G Production dari Yogyakarta sebagai mitra pelaksana event pameran buku, Pimpinan Citimall Dewanto Haryono, Kepala SKPD lingkup Pemkab Kapuas, Camat beserta Ketua TP PKK Kecamatan di Kabupaten Kapuas, Anggota Organisasi Wanita (TP PKK, Bhayangkari, GOW dan DWP SKPD), Organisasi Sosial/Kemasyarakatan/Kepemudaan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan para undangan.

Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kapuas Ir H Muhajirin MP mengatakan menurut data UNESCO Badan PBB yang menangani pendidikan dunia menyebutkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia masih sangat rendah jika dibanding dengan negara lainnya. Hal ini berarti, lanjut dia, berbagai kegiatan terutama pameran buku harus digalakkan agar para pelajar, mahasiswa dan semua pihak mendapat kesempatan melihat bahkan memiliki buku dengan harga terjangkau.

“Hal ini dilakukan karena gemar membaca merupakan urusan wajib pemerintah untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tinginya kepada gabungan penerbit Yogyakarta yang bersedia memamerkan berbagai buku berkualitasnya bagi kami disini,” ucapnya.

Baca Juga :  Intan Meutia mahasiswa UINAR Bersama Ormas LAKI Aceh Timur Peduli Muslim Rohingya

Dalam sambutan tertulisnya ia juga mengungkapkan, adanya program Pemerintah Kabupaten Kapuas Satu Desa Satu Perpustakaan yang baru saja mendapat penghargaan di tingkat Nasional harus di dukung bersama-sama, karena keberadaan perpustakaan bukan saja hanya sebagai sarana pelestarian bahan pustaka dan budaya semata, tetapi juga berfungsi sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang merupakan tanggung jawab pemerintah, keluarga dan seluruh masyarakat.

Untuk itu, ia menerangkan di dalam Program Satu Desa Satu Perpustakaan dan Aksi Sejuta Buku antara lain bertujuan untuk meningkatkan daya baca masyarakat yang sesuai dengan aktifitasnya, misalnya para petani, akan banyak membaca buku tentang usaha tani agar produktivitas hasil pertanian juga meningkat.

Selain itu, lanjutnya menciptakan masyarakat desa yang berpengetahuan global yakni semakin banyak mengetahui berbagai perkembangan informasi dan ilmu pengetahuan, tidak ketinggalan dari masyarakat di negara-negara maju.

“Keberadaan perpustakaan di desa sangat dinanti oleh warga desa sebab perpustakaan difungsikan pula oleh warga desa sebagai pusat informasi dan sumber ilmu pengetahuan dalam upaya pembentukan peradaban warga desa yang ditandai dengan semakin berpengetahuan dan berwawasan luas,”terangnya.

Ditempat yang sama, Kepala KPAD Kabupaten Kapuas dalam laporannya mengungkapkan, KPAD Kabupaten Kapuas terpilih menjadi Mitra Perpusseru dari Coca Cola Foundation dan Perusahaan Microsoft Bill dan Melinda Gates dari Tahun 2016 – 2018.

Ia menjelaskan bantuan tersebut adalah berupa Software dan Pelatihan dengan tujuan untuk memperluas pengembangan perpustakaan yang tidak hanya sebagai tempat membaca akan tetapi dapat dimanfaatkan oleh siapa saja dan komunitas pengguna yang ada di masyarakat serta untuk pemberdayaan SDM, peningkatan pendapata keluarga, UKM, petani, Home Industries dan lain-lain melalui media elektronik (Internet) dengan sistem online secara lebih luas.

Baca Juga :  Amal Ramadhan, Alumni SMP PGRI 7 Surabaya Berbagi Kasih Pada Anak Yatim.

“Dari pantauan Perpuseru di Bali maka telah ditanda tangani MOU oleh Kemendagri dan Kementerian Desa yang akan mendukung penuh kegiatan perpustakaan dengan akan menaikkan anggaran pendidikan untuk dana desa menjadi 20 persen untuk bidang pendidikan, termasuk perpustakaan,”katanya.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat bahwa perpustakaan adalah tanggung jawab semua pihak, bukan hanya tanggung jawab Kantor Peprustakaan daerah saja, untuk itu ia berharap agar masyarakat dapat membudayakan gemar membaca sejak usia dini melalui berbagai komunitas sebagai pengguna atau pembelajar. (Angga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here