Bupati Buka Pelatihan Aparatur Pemdes Tahun 2016

0
670

KUALA KAPUAS – Zonadinamika.com. Dengan telah diterbitkannya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Dan Segala Peraturan atau Regulasi Tentang Desa Serta Dalam Rangka Mewujudkan Nawacita Ke-3 yakni “Membangun Indonesia Dari Pinggiran Dengan Memperkuat Daerah-daerah dan Desa Dalam Kerangka Negara NKRI”, maka Pemerintah Desa diberikan tugas, kewenangan dan tanggung jawab yang lebih berat dalam rangka memberikan pelayanan pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan kepada masyarakat desa.

Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kapuas melaksanakan Pelatihan Manajemen Pemerintahan Desa Bagi Aparatur Pemerintah Desa Se Kabupaten Kapuas Tahun 2016, Selasa (12/4) Pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Bappeda tersebut dibuka secara langsung oleh Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT ditandai dengan Penyematan Tanda Peserta secara simbolis. Nampak Hadir Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas Subroto SH, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ny Ary Egahni Ben Bahat selaku Narasumber, Sekertaris Daerah Kabupaten Kapuas Rianova SH, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Camat se Kabupaten kapuas dan Kepala Desa se Kabupaten Kapuas.

Bupati Kapuas dalam sambutannya mengatakan pelatihan tersebut merupakan pelatihan yang penting bagi Camat dan Kepala Desa dalam mengambil langkah untuk melaksanakan dan mengimplementasikan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Artinya, Dana Desa dan ADD yang telah dilimpahkan ke desa yang besarnya cukup signifikan yaitu 1 Milyar untuk satu desa dan tahun ini Kabupaten Kapuas mulai melaksanakan ADD dan DD.

“Pelatihan ini merupakan suatu bentuk perhatian dan kepedulian dari Pemerintah Daerah kepada para Kepala Desa sehingga dalam pelaksanaan ADD dan DD itu berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apabila melenceng maka akan berurusan dengan Kajari, untuk itu saya tekankan jangan sampai berurusan dengan hukum,”kata Ben Brahim.

Baca Juga :  Dayah Ma'hadul'Ulum Rabithah Islamiah Nurul A'la(Murina) Peringati HUT Ke 19.

Terkait dengan hal itu, dalam pelaksanaan ADD dan DD, ia menghimbau untuk semua Kepala Desa untuk melakukan musyawarah dengan masyarakat desa termasuk minta bimbingan dari Camat atau bila perlu dengan Kepala BPMD. Hal ini dikarenakan agar perencanaan dan pelaksanaan berjalan dengan baik dan program tepat sasaran serta dana tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat desa masing-masing.
Selain itu, ia mengungkapan, pentingnya PAUD dan Posyandu untuk dibangun di masing-masing agar masyarakat desa mendapatkan pendidikan yang baik dan dapat menjaga kesehatan supaya terhindar dari penyakit yang bersifat merenggut nyawa dengan cepat.

“Untuk tenaga dapat dicari pemuda atau pemudi setempat yang memiliki latar belakang pendidikan yang tepat. Kalau tidak ada cari yang terdekat dari desa Bapak dan Ibu sekalian. Paud dan Posyandu sangat penting untuk dilaksanakan di tahun ini di masing-masing desa,” himbaunya. Disamping itu, ia mengingatkan kepada Camat dan Kepala Desa untuk berhati-hati menerbitkan dan Ia meminta agar Camat untuk mengingatkan para damang dalam menerbitkan Surat Keterangan Tanah Adat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kapuas dalam paparannya menjelaskan tentang Pelaksanaan Program Pemberdayaan Keluarga Dalam Pemerintahan Desa. Dalam pemaparannya ia memaparkan peran PKK dalam Pemerintahan Daerah secara khususnya Desa dimana Gerakan PKK bertujuan memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.

Dalam paparannya ia juga menjelaskan tentang 10 Program Pokok PKK dimana dalam 10 Program tersebut terdapat beberapa Program Unggulan yaitu Paud (Pendidikan Anak Usia Dini), Posyandu, Dasa Wisma, Hatinya PKK dan 1 Desa 1 Perpustakaan. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa TP PKK ke depan akan mengadakan Pelatihan dan Pembekalan bagi Ketua TP PKK Desa se Kabupaten Kapuas yang bertujuan agar Ketua TP PKK Desa dan dibekali dan tahu apa yang harus dilakukan untuk kesejahteraan Desanya. Untuk itu ia meminta para Kepala Desa untuk bekerja sama untuk memberikan dukungan kepada Ibu Kades selaku Ketua TP PKK Desa dalam mengikuti pembekalan tersebut.

Baca Juga :  Kapal Semakin Besar, Bisa Irit Biaya Logistik

Menyangkut pendanaan pelaksanaan Program PKK di Desa melalui ADD, ia menjelaskan dari 70 Persen untuk dukungan pendanaan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi PKK sebagai mitra Pemerintah Desa dapat dilakukan dari belanja desa yang bersumber baik dari ADD maupun Dana antara lain untuk Pelayanan Kesehatan masyarakat terutama pada peningkatan gizi balita melalui kegiatan desa di tingkat desa yang berkaitan dengan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yaitu penyelenggaran Posyandu. Selain itu, untuk menunjang kegiatan anak dan remaja antara lain pengadaan sarana TPA, pembangunan gedung TK/PAUD, sarana olahraga, Karang Taruna dan lain-lain yang berkaitan dengan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yaitu penyelenggaraan PAUD.

“Saya menghimbau untuk seluruh Bapak Camat untuk membuat PAUD Holistik Terintegratif, yaitu PAUD terpadu yang didalamnya ada BKB (Bina Keluarga Balita), Pos Paud dan Posyandu. Hal ini bertujuan agar PAUD kita dapat membentuk anak yang berkualitas, yang optimal di dalam memasuki Pendidikan Dasar serta mengarungi kehidupan dewasa,” himbaunya.

Peserta pelatihan adalah Camat dan Kepala Desa hasil pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2015 dan dibagi ke dalam 2 Angkatan dan untuk angkatan pertama yang dilaksanakan pada hari itu berjumlah 92 orang. Pelatihan dilaksanakan selama empat hari dari Tanggal 11 sampai dengan 14 April 2016 bertempat di Aula Bappeda dan Aula Hotel Al-Madani. (Angga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here