Profesor Yang Mantan Koruptor Berlagak Cari Bukti Kasus AHOK

0
714

JAKARTA,Zonadinamika.com. Banyaknya serangan yang di arahkan pada diri Gubernur DKI, terus mengalir, dan nampaknya para pengejar dan untuk menjatuhkan ahok, yang punya kepentingan terselubung.

Raklamasi dan RS Sumber Waras menjadi sasaran Utama para oknum-oknum tersebut, tak ketinggalan pula, tanpa rasa malu mantan koruptor pun berusaha berlagak peduli pada keselamatan uang rakyat.

Sekedar membuka memory, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengurangi hukuman terhadap Romli Atmasasmita selama satu tahun. Kini mantan Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Departemen Kehakiman dan HAM itu hanya akan menjalani vonis selama satu tahun penjara.

PT DKI Jakarta dalam putusannya Nomor: 345/Pid/2009/PT. DKI Jakarta tanggal 20 Januari 2010 telah menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor: 701/Pid.B/2009/PN.Jkt.Sel tanggal 7 September 2009 yang dimintakan banding tersebut, dengan mengubah sekedar mengenai lamanya pidana dan penghapusan pidana denda.

“Dalam amarnya menyatakan Prof DR Romli Atmasasmita telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan bersama-sama,” demikian amar putusan yang dikutip dari laman Kejaksaan Agung, Selasa 16 Februari 2010.

Pada pengadilan tingkat pertama, Romli divonis dua tahun penjara. Selain hukuman penjara, Romli juga diharuskan membayar denda Rp 100 juta subsider dua bulan kurungan. Romli juga harus mengganti kerugian negara sebesar US$ 2000 dan Rp 5 juta.

Selain mengurangi hukuman terhadap Romli, PT DKI Jakarta juga mengurangi hukuman terhadap mantan Dirjen AHU Depkumham, Syamsudin Manan Sinaga. Majelis banding menghukum Syamsudin dengan satu tahun penjara.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebelumnya memvonis Syamsudin selama satu tahun enam bulan penjara. Hakim juga menghukum Syamsudin untuk mengganti kerugian negara Rp 344 juta dan US$ 13 ribu. Selain itu, Syamsudin juga harus membayar denda Rp 100 juta subsider kurungan 2 bulan.

Baca Juga :  Wiranto : Ahok Kreativitas Dan Jago Pecahkan Masalah Jakarta

Dalam tingkat banding, Majelis Hakim juga menghukum dua terdakwa itu untuk membayar uang pengganti sebasar US$ 2 ribu dan Rp 5 juta jika paling lama dalam waktu satu bulan sesudah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap tidak dibayar, harta bendanya disita Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut dengan ketentuan bahwa apabila Terdakwa tidak memepunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka akan diganti dengan pidana penjara selama dua bulan.

Padahal, Dalam ILC di TV One Edisi 12 April 2016, Profesor ini mengatakan ditidak mentoleransi segala bentuk arogansi dan kata – kata yang tidak bertata krama. Bahkan Prof. Romli Atmasasmita siap membantu Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengungkap skandal dugaan korupsi pembelihan lahan RS Sumber Waras.

Prof. Romli nyatakan siap mengumpulkan 350 ahli untuk mengkaji pembelian lahan milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menyambut baik rencana Prof. Romli tersebut. Namun yang jelas, kata dia, KPK terus mengembangkan kasus RS Sumber Waras itu. Apalagi Badan Pemeriksa keuangan telah menyatakan adanya kerugian negara mencapai Rp191 miliar dari pembelian pembelian lahan seluas 3,7 hektar.

Ternyata profesor yang ahli hukum pidana ini Nyatanya pernah tersandung Kasus Korupsi! (zd/Viva)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here