Polisi Tetapkan Tiga Orang Tersangka Dugaan Korupsi percetakan Sawah Baru Desa Betau

0
707

TOUNA, Zonadinamika. Com – Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una Una (Touna) menetapkan tiga orang tersangka dalam dugaan korupsi proyek percetakan sawah baru yang terletak di Desa Betaua, Kecamatan Tojo, Kabupaten Touna.

Kasat Reskrim Polres Touna, AKP Petrus A. Matasik, SH kepada Media ini, mengatakan, dalam proyek percetakan sawah baru di Desa Betau tahun 2009, terindikasi korupsi, sebab proses pekerjaannya tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAP).

Dalam kasus dugaan korupsi tersebut telah menetapkan tiga tersangka yang merupakan Ketua kelompok tani yang ada di Desa Betau,” kata Petrus A. Matasik, di ruangannya, Kamis (7/4) kemarin.

Menurutnya, ada banyak markup yang terjadi di proyek percetakan sawah baru tersebut, diantaranya; dalam RAP lahan yang dikelola untuk proyek percetakan sawah baru sebesar 500 hektar.

Namun, fakta yang ada di lapangan yang dikerjakan hanya 200 hektar. Sementara untuk pekerjaan 200 hektar itupun tidak selesai, hanya dibiarkan terbengkalai,” tuturnya.

Petrus menjelaskan, jumlah dana untuk proyek secara keseluruhan tidak diketahui. Namun, dana pengelolaan satu hektar sawah tersebut sebesar Rp 7.500.000. Sementara proyek yang dikerjakan berdasarkan 500 hektar. Jadi total untuk anggaran pengelolaan sebesar Rp3 miliar 759 juta.

“Jadi dalam proyek proyek percetakan sawah baru Desa Betau tersebut mengakibatkan kerugian Negara mencapai ratusan juta rupiah,” jelasnya. (yahya)

Baca Juga :  Fa'ahakhododo Mendrofa Ketua Partai Berkarya Ditetapkan Sebagai Tersangka?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here