Zainudin Akan Beri Sanksi Tegas Pegawai Malas

0
628

LAMPUNG–Zonadinamika.com. Bertempat di Lapangan Korpri, Selasa (19/04), Bupati Lampung Selatan DR. H. Zainudin Hasan, M.Hum mengumpulkan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS) yang tidak mengikuti upacara rutin senin kemarin.

Dirinya merasa miris masih banyaknya PNS dan THLS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang tidak mau mengikuti upacara dan terlambat datang ketika upacara telah dimulai.

“Jika orang mau bekerja, mempunyai disiplin yang tinggi tidak ada alasan datang terlambat apalagi tidak ikut upacara. Alasannya pecah ban, ikut diklat, capek lah, kita ini punya tanggungjawab moral. Inilah resikonya orang bekerja, jika tidak mau capek ya jangan bekerja,” tukasnya.

Menurutnya, selain menanamkan kedisiplinan upacara juga bertujuan untuk mengingatkan seluruh jajaran pegawai bisa memahami sulitnya perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. “Kalau ga mau ikut upacara yang cuma satu minggu sekali, itu berarti anda tidak setia dengan Pancasila, UUD 1945 dan Sang Saka Merah Putih. Karena jika anda hayati dengan hati nurani dan ikhlas ketika pengibaran bendera, itu taruhannya nyawa para pahlawan untuk bisa mengibarkan bendera merah putih,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Zainudin menambahkan, apabila hal itu terus menerus didiamkan, tidak ada yang mengawasi dan memonitor maka para pegawai akan terlena dengan situasi yang ada. Untuk itu, dirinya tidak akan pernah bosan dan jenuh untuk mengingatkan dan meningkatkan disiplin aparaturnya.

“Saya akan tingkatkan terus pengawasan untuk disiplin pegawai, omong kosong kalau Lampung Selatan mau berjaya dan membangun, jika disiplin saja tidak bisa kita bangun. Maka akan sulit beprestasi Lampung Selatan yang kita bangga-banggakan sebagai pintu gerbang sumatera,” kata Zainudin.

Ditegaskannya, dirinya tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi yang tegas kepada pegawai yang tidak mau disiplin. Zainuidn juga meminta kepada para pegawai yang tidak hadir mengikuti upacara membuat surat pernyataan untuk memberikan efek jera. “Diberikan jabatan tidak amanah, datang terlambat, ini ciri-ciri orang munafik bagaimana mau disiplin. Kepala BKD dan Inspektorat berikan surat peringatan,” tegas Zainudin.
(az/kominfo at/ang)

Baca Juga :  DPKP Deliserdang Normalisasi Parit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here