Disbudpar Pemalang Di Duga Main Mata Terkait Dana Hibah

0
809

PEMALANG ,Zonadinamika.com.Sungguh luar biasa,ada dugaan permainan dana hibah dari DISBUDPAR (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) Kabupaten Pemalang.
Pasalnya,pihak paguyuban kesenian tradisional “Guyub Rukun”,yang berasal dari Desa Cibuyur Kecamatan Warungpring,merasa kaget dan sempat dibuat bingung,karena beberapa waktu lalu mendapatkan surat teguran untuk segera membuat LPj (Laporan Pertanggung jawaban).

Berdasarkan surat Disbudpar Kabupaten Pemalang Nomor:941/245/2015,inilah yang menyebabkan pihak Paguyuban kesenian tradisional “Guyub Rukun”,merasa resah serta gerah.”saya kaget dan jelas saya tidak mau gegabah membuat surat laporan pertanggung jawaban,karena dari awal pengajuan permohonan melalui proposal sampai sekarang saya belum menerima uang sepeserpun,kok mendadak sekarang di suruh membuat laporan”.Beber Ra’idi sebagai ketua paguyuban pada ZonaDinamika,di rumahnya.

Yang lebih mengherankan lagi,pihak Disbudpar yang awalnya jelas-jelas melayangkan surat teguran kepada pihak paguyuban “Guyub Rukun”,dan ketika setelah ZonaDinamika mengkonfirmasi langsung pada kepala Disbudpar Drs.Sapardi,MSi yang ketika itu di dampingi Dwi Anggono,S,Pd selaku Kepala Seksi Seni dan Budaya,terkesan berbalik arah dan menerangkan bahwa dana Hibah tersebut masih di KasDa (Kas Daerah).

“Dana hibah tersebut ternyata masih ada di KasDa ketika kita cek disana masih utuh,belum di ambil”.Ungkap Drs.Sapardi,MSi di dampingi Dwi Anggono,S,Pd.Ketika di temui di Hotel Regina.Aneh tapi nyata,ketika awalnya pihak Disbudpar,katakanlah,memberikan pertanyaan (melalui surat teguran) kini mereka menjawabnya sendiri (melalui surat laporan) pula.

Menurut keterangan dan kesimpulan anggota Aliansi Indonesia,Slamet Edi N,selaku orang yang telah di kuasakan oleh Ra’idi,merasa sangat ganjil dan mencurigakan.”Seharusnya ketika dana hibah tersebut memang di tolak oleh pihak paguyuban Guyub Rukun,pasti secara resmi pula akan memberikan jawaban melalui surat keterangan penolakan,akan tetapi pihak paguyuban tidak pernah melakukan itu,bahkan sampai sekarangpun masih menunggu pencairan dana hibah tersebut”.Paparnya.

Baca Juga :  Kades Sitorang Toba Akan Cairkan BLT dari Dana Desa

Di jelaskan lebih lanjut,bahwa ketika dirinya konfirmasi pada BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Kabupaten Pemalang,membenarkan telah ada teguran pada pihak DisBudPar terkait LPj dana hibah dari paguyuban kesenian tradisional Guyub Rukun,karena telah ada pencairan dana hibah tersebut.

Diketahui,bahwa semula pengajuan proposal dari Paguyuban Kesenian Tradisional sebesar 75 juta,untuk pembelian dua set gamelan.Akan tetapi menurut pihak DisBudPar masing-masing paguyuban hanya mendapat sebesar 5 juta. (SatriyoAdie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here