Cegah Penyalahgunaan Dan Peredaran Narkoba Masuk Desa, BNNK Touna, Pemetaan Lingkungan Masyarakat Anti Narkoba.

0
583

TOUNA, Zonadinamika. Com – Dalam rangka mencegah terjadinya Penyalahgunaan Dan Peredaraan Gelap Narkoba Di Iingkungan masyarakat, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tojo Una Una (Touna) melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, melaksanakan kegiatan pemetaan lingkungan Masyarakat Anti Narkoba, di Desa Longge, Kecamatan Ampana Tete, Rabu (30/3/2016) kemarin.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di balai pertemuan (BPU) kantor Desa setempat, di buka oleh Kepala Desa Longge, Adrianus Bago, menghadirkan dua orang narasumber yakni, Kepala BNNK Touna, AKBP Djohansah Rahman, S.PD, dan Dr. Myra. M. Kes. Sp. Kj, dokter ahli jiwa Rumah Sakit Ampana, yang di ikuti oleh 25 peserta masyarakat Kecamatan Ampana Tete.

Kepala Desa Longge, Adrianus Bago mengucapankan terimakasih kepada pihak BNNK Touna yang telah melaksanakan kegiatan yang sangat penting ini, karena kegiatan ini bertujuan menciptakan manusia indonesia sehat sejahtera.

“Kami selaku masyarakat Desa Longge merasa bangga, karena kegiatan seperti ini, baru pertama kali di laksanakan di Desa kami. Memberikan pemahaman bagi seluruh masyarakat supaya terhindar dari gaya hidup bebas dari Narkoba,” tuturnya.

Kepala BNNK Touna, AKBP Djohansah Rahman, S.PD dalam materinya mengatakan, dalam dalam dunia Narkoba yakni, pengguna coba-coba, pengguna teratur, dan pecandu.

“Seorang pengguna Narkoba coba-coba awalnya hanya merasa ingin tahu biasa coba yang pertama dan terakhir,” katanya.

Dia menyebutkan, keseharian pengguna coba-coba suka menyendiri, perubahan hoby, suka keluar malam, perubahan pergaulan berpakaian tidak terurus dan prestasi menurun bagi pelajar. Sementara pengguna teratur awal coba-coba yang tidak terkendali, mengkonsumsi waktunya tertentu, bila tertangkap di rehabilitasi.

Sementara untuk pengguna teratur, kesehariannya bangun terlambat, menyendiri, bolos sekolah atau kantor, suka berontak, mengalami problem keuangan, di skors dari sekolah, suka lama di kamar mandi dan berat badan berubah,” jelasnya.

Baca Juga :  Ormas LAKI Minta Masyarakat Kawal Penggunaan Dana BOS

Lanjut dikatakannya, seorang pengguna teratur otomatis menjadi pecandu dan jalan satu-satunya bisa di pulihkan hanya di rehabilitasi.

Sementara itu dr. Myra, Sp, Kj dokter kejiwaan Rumah Sakit Ampana dalam materinya mengatakan, penyebab seseorang terjerumus kedunia Narkoba yaitu, perpecahan keluarga, pengaruh iklan, ikut-ikutan, dan gaya hidup.

“Apabila didalam keluarga tidak lagi di lihat keharmonisan, sehingga mereka mencari pergaulan bebas di luar, pada akhirnya akan mengikuti perbuatan yang tidak baik,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Narkoba yang di kosumsi oleh seorang pengguna dapat menyebabkan, sesorang menjadi depresi, gila, hingga kematian dan masih ada beribu dampak.

Olehnya cara untuk mengatasi supaya seseorang tidak terjerumus kedunia Narkoba, dengan cara katakan tidak pada Narkoba, rajin berdoa, jauhi pergaulan bebas,” jelasnya.

Pada intinya jangan sekali-kali memakai Narkoba, karena dapat membawa kita kelingkaran setan dengan menjauhi Narkoba kita di sayangi pacar, berprestasi, disayang teman, sukses, menikah dan punya anak,” tutupnya. (Yahya).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here