Bupati Touna, Wajibkan PNS Shalat Berjamaah Di Lingkungan Kerja Masing-Masing

0
4124

Touna, Zonadinamika. Com – Bupati Tojo Una Una (Touna), Mohamad Lahay, SE mewajibkan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Touna, yang beragama islam untuk melaksanakan shalat jamaah di lingkungan kerja masing-masing.

“Mulai pada hari ini saya sudah sepakat dengan Wakil Bupati, seluruh PNS Lingkup Pemda Touna, yang beragama muslim mulai dari Sekertaris Daerah (Sekda) kebawah wajib untuk melakukan shalat berjamaah, Duhur dan ashar di masjid kantor Bupati Touna,” kata Bupati Touna, Mohamad Lahay, SE yang di dampingi oleh Wakil Bupati Touna, Admin A. S Lasimpala, SIp dan Sekda Touna, pada saat tatap muka pertama bersama para pejabat dan seluruh PNS Lingkup Pemda Touna, Senin (22/2) kemarin.

Dia menegaskan, khusus bagi beragama islam laki-laki maupun perempuan pada jam 12 sudah tidak ada lagi yang berada di ruangan dan sudah berada di masjid melakukan shalat berjamaah.

“Apabila ada yang bertanya Istansi yang jauh dengan masjid kantor Bupati, maka kami akan mengupayakan untuk membangun musholah di istansi masing-masing, sampai di seluruh kantor Kecamatan yang belum ada musholah akan dibangunkan,” ujarnya.

Dia mengatakan, ada yang bertanya kenapa kita ditegaskan untuk shalat berjamaah, kapan lagi kita harus mau sholat, kita bekerja dari jam 8 pagi sampai jam 12, 4 jam kita sibuk dengan urusan dunia, kenapa hanya 15 menit kita tidak mau menghadap Allah untuk kepentingan akhirat. Apalagi itu sifatnya wajib.

“Kemudian ada yang bertanya kenapa harus berjamaah, kalau kita shalat sendiri dapat 1 derajat, tetapi kita shalat berjamaah mendapatkan 27 derajat, apalagi menyangkut amal masing-masing, bukan untuk pribadi saya,” katanya.

Dia menuturkan, kalau saya tidak terapkan maka saya akan diminta pertanggungjawaban di akhirat nanti, karena setiap pemimpin wajib mendorong warganya untuk melakukan shalat berjemaah.

Baca Juga :  DKI Mulai Rotasi Kepala Puskemas

“Makanya setiap Dinas ada bidang-bidang yang akan mencatat siapa-siapa yang tidak melaksanakan shalat. 1 dua kali tidak melaksanakan. di bagian pulau tempatnya,” pungkasnya. (Yahya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here