Menyambut HUT Papua Merderka Ke 54 Tahun Di Jakarta 75 Mahasiswa di Tangkap

0
634

Jakarta, Zonadinamika.com-Menjelang Hari Ulan Tahun Free West Papua di Jakarta 75 Mahasiswa tertangkap oleh Aparat Kepolisian Polda Metro Jaya Jakarta, Mulai Aksi Demo Damai sejak Pagi tadi sekitar jam 09:00 wib star dari Istana Presiden dan dipusatkan di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat.

Ketua Korlap, Zeth Tabuni Menyampaikan, Kami menuntuk Hak kami dan Pemerintahan NKRI harus mengakui karena sejak Tahun 1961 kami sudah merdeka,sekaran sudah masuk 54 tahun Papua sudah di bebaskan oleh Pemerintah Belanda lewat Pepera 1969.

Lanjut Tabuni,Kami di habiskan oleh Negara ini, Orang Papua tinggal sedikit karena selama 54 tahun ini kami di bunuh,ditembak mati,diperkosa oleh TNI/Polri di Tanah Papua.

Diselah-selah aksi berlanjut,Polri memukul dua orang Mahasiswa yaitu: 1. Niko Alexander Suhiniap dan Zeth Tabuni yang juga Pimpinan Aksi Massa Mahasiswa asal Papua di Jakarta. Dan 75 Mahasiswa/I lainya dapat tangkap oleh Polisi lalu dibawa mereka ke Polda Metro Jaya Jakarta.

Seoarang Mahasiswa yang juga badan Pengurus Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di Jakarta, menyatakan saat di hubungkan lewat via telephone selluler kepada Wartawan Media Zonadinamika.com di Jakarta, Massa Aksi tidak melakukan kekerasan kepada pihak keamanan, Kami hanya menuntut hak kami kepada Negara ini karena TNI/Polri mengabiskan Bangsa Melanesia oleh NKRI maka kami melakukan aksi damai di Jakarta.Kata Margo.

Lanjut Margo, Aksi Damai yang kami lakukan ini bukan hal baru,aksi seperti inikan kami selalu turun setiap tahun pada tanggal 1 Desember dari sejak 1961-2015 di Jakarta.

“Bukan hanya di Jakarta saja tetapi, Aksi seperti ini seluruh Masyarakat Papua sedunia merayakan karena hari ini menyambut”H ari Ulan Tahun Papua Merdeka yang ke 54 tahun” .

Baca Juga :  Lodaya: Pejabat Bina Marga,Kongkalikong Dengan Pengusaha

Free West Papua bukan terasing lagi, Kami akan berjuang karena kami di bunuh, di habis-habisan oleh Negara ini,pada hal Papua sudah 54 tahun silam sudah bebas.” Kami mau hidup aman dan damai di Negeri kita sendiri”. Terangnya

(Petrus Amoye Youw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here