Kendaraan Timor Leste Perlu Rekomendasi dari Pusat.

0
668

Atambua – Zonadinamika.com, Data UPTD Samsat Kabupaten Belu tercatat sebanyak 27.000 Kendaraan di Tahun 2014 telah membayar pajak dan di Tahun 2015 meningkat menjadi 28.000 Kendaraan baru.

Kepala Samsat Atambua, Theodorus Openg, Rabu, 02/12/15 kepada media mengungkapkan bahwa pajak kendaraan wajib dibayar oleh masyarakat sebab pajak tersebut digunakan untuk pembayaran retribusi daerah.

“Masyarakat wajib bayar sebab pajak tersebut untuk pembangunan,” Tegas Openg.

Selain itu, menurutnya, untuk kendaraan yang tidak layak jalan, kepada masyarakat ia menghimbau agar harus melapor ke pihak Samsat untuk menghentikan proses pembayaran pajaknya.

“Yang kendaraannya sudah tidak layak, harus lapor supaya kami data dan hapus proses pajaknya,” Jelasnya.

Kasamsat Atambua juga mengharapkan agar ada regulasi khusus dari pemerintah pusat agar bisa mengatur kendaraan luar yang masuk ke Wilayah Indonesia, sebab menurut pantauan dan data yang berhasil dihimpun sudah banyak kendaraan dari luar yang masuk ke Indonesia agar didata secara benar.

“Untuk Kendaraan dari timor leste kita masih menunggu rekomendasi dari pusat,” Ucapnya.

Kasamsat juga berharap agar ada payung hukum untuk kendaraan luar sebab penerimaannya sudah meningkat tiap tahunnya. (Nus Feka).

Baca Juga :  "Hidayat Nur Wahid Wakil Ketua MPR RI" LGBT Harus di Tindak Tegas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here