SMA Adhi Luhur Nabire GelarFestival Budaya

0
1066

Nabire,Zonadinamika.com,Siswa-siswa SMA ADHI LUHUR menggelar festival budaya guna mempertekkan teori seni budaya untuk yang di wariskan dari nenek moyang setiap suku bangsa di Indonesia.

Sebagai generasi penerus bangsa perlu di ajak dalam kenyataan budaya yang terus menerus keberagaman demi merestarikan dan merawat keragaman budaya SMA ADHI LLUHUR nabire mengadakan fetisval budaya.

SMA ADHI LUHUR membentuk patia kecil melalui hasil rapat guru dan siswa dengan mengingatnya banyak pengaruh-pengaruh dari budaya-budaya luar yang tak manusiawi, sehiga SMA ADHI LUHUR mengadakan festival 10 budaya dan suku yang menampilkan budayanya masing-masing.

Untuk mempertahankan dan memprioritas budaya hal ini,ketua panitia penyelenggara Daniel Magai kepada media online onadinamika.com di halaman sekolahnya, mengajak teman-temannya masing-masing suku karena jaman sekaran ini banyak budaya budaya damparan sampai kita punya budaya semakin menipis maka dengan itu magai mengajak supaya budaya yang turung temurung dari nenek moyang kita ini kita perlu melestari kan dan mempertahankan semoga saja melalui festival budaya ini mejadi materi merestarikan dan dihargaibudaya nabire sabtu,31/10/2015.

Dalam sambutan ketua panitia DANIEL MAGAI, acara festival budaya seperti ini mudahah-maudahan mengantisipasi budaya dari luar masuk di tanah air tercinta kita lebih khususnya di bumi cenderawasi.

Kita sadar bahwa budaya-budaya yang ada di pulau Papua kita perlu dengan kesadaran dan keunikan budaya ini satu sama lain jangan sampai keselisian-keselisian budaya hanya karena tidak hargai budaya satu sama budaya yang lain paparnya Magai.

Dalam waktu yang sama bupati kabupaten Nabire Sendius Wonda SH,MH,merasa bangga dengan acara festival yang di buat dari anak-anak SMA ADHI LUHUR,untuk peningkatan dan melestarikan budaya yang di wariskan dari nenek moyang kita ini,perlu di tigkatkan jangan sampai di biarkan dipengaruhi budaya luar, kita harus terpelihara kita punya budaya dengan sebaik-baiknya, mungkin budaya adalah nilai-nilai yang tak terhingga, maka dengan itu budaya di sebut sebagai jati diri setiap suku bangsa lebih khususnya di pulau papua terdapat 250an libih suku yang berdiami di bumi Cendrawasi.

Baca Juga :  Panitia Dan Pengurus IPPMD Tetapkan Tempat Pelaksaan Acara Perkenalan Di Pantei Hamadi Jayapura.

Bupati Kabupaten Nabire Sendius berharap, beberapa tahun kedepan pemerintah Kabupaten Nabire usahakan supaya semua budaya di
prioritaskan karena lamah kelamahan bisa-bisa budaya ini lenyap dengan adanya pengaruh dari budaya luar, oleh karena itu pemerintah daerah harus dan harus ada dukungan berupa moril dan berupa modal dana untuk melestarikan budaya yang di wariskan oleh nenek moyang setiap suku bangsa katanya.

Perayaan festival budaya ini ada bebarapa ataraksi yang diperagagakan dari Papua gunung dan papua pesisir member nama anak sulungnya dari kepala suku, dan kepala suku meminta pendapat dari suku Moni,suku,Dani,suku Mee sendiri,dan beberapa suku pesisir mereka member nama Wookebadabii artinya sang pembuka gegelapan dalam segala hal beberapa peragagakan dari budaya papua pesisir dan papua gunung itu semuanya di akhiri dengan sebua lagu yang sangat mengedikan hati orang papua dengan bunyi lagunya aniki bokaine aniya maki wadoo maki megee note bage ikinamaiyaa koya nainoo,bunyi lagu ini sangat mengedihkan hati orang hingga tingkat internasioal.

(pilwai)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here