Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai Se Indonesia Menuntut Haknya Pada Pemda Dogiyai Papua

0
1137

ZonadDOGIYAI PAPUA-Zonadinamika.com,Tim Peduli Pendidikan, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa (IPMADO) Se-Indonesia menuntut hak mereka di halaman Kantor Dispora Kabupaten Dogiyai Papua pada hari senin tanggal 27/07/2015, Seluruh Pelajar dan Masasiswa/i  Asal Kabupaten Dogiyai (IPMADO) Se Nusantara ini Menuntut dua Aspirasi yaitu:

  1. Mahasiswa Menolak dengan tegas kepada Pemda Dogiyai bahwa Dana Tugas Akhir (TA) lewat Via Rekening di setiap Kota Studi.
  2. Transparansi Dana Pembangunan Asrama Permanen di Setiap Kota Studi Se Indonesia.

Ketua Korlap yang juga Ketua Ipmado Korwil Jawa Bali menyampaikan dalam orasinya” menanyakan, Dana Pengawasan untuk Asrama Permanen Jogyakarta dana yang di anggarkan oleh Pemda dogiyai sebesar Rp.500.000.000.00; tetapi di turunkan ke Mahasiswa Jogyakarta Hanya Rp.100.000.000.00; dana tersebut cukup hanya cat-cat Asrama dan saat ini kami butuh pengadaan Perlengkapan seperti,Meja Belajar,lemari Buku,Dll.

Kota Studi Manado sudah di Bangun Asrama Permanen tapi masih 80% alias belum Finish. Asrama yang di bangun oleh Pemda itu juga jauh dari Kota manado Tomohon asrama tersebut tidak ada penghuni karena semua mahasiswa/i dogiyai di kota Manado jaraknya sangat jauh dari kampus mereka”Asrama tersebut sampai saat ini juga masih belum selesai jadi pemda kapan di selesaikan”. Tanyanya

Pada Tahun 2014-2015 sudah di Programkan untuk Pembangunan Asrama di dua Kota Studi yaitu, Kota Studi Semarang Jawa Tengah dan Kota Studi Manokwari Papua Barat.

Menurut Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Dogiyai, Saat peliputan di halaman Dispora Dogiyai, Kedua Kota Studi ini Dana sudah di cairkan Oleh Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dispora Dogiyai (sebesar Enam Miliar lebih) untuk Kota Studi Manokwari Dana Sebesar (Tiga Miliar Dua Puluh Juta Rupiah) dan Kota Studi Semarang  Sebesar (Dua Miliar Sembilan Ratus Dua Puluh Juta Rupiah) dengan Nomor Kode DPA adalah 1.01.24.01.5.2 tetapi sampai saat ini juga belum ada tanda-tanda untuk Pembangunan Asrama Permanen. Katanya

Ketua-Ketua Ikatan Masing-masing Korwil Seluruh Indonesia  mengampaikan dalam Orasinya tidak bedah, mereka sampaikan hanya menuntut kedua Aspirasi Dana TA dan Pembangunan Asrama Permanen Karena selama ini Mahasiswa tidak puas dengan tempat tinggal mereka”

Baca Juga :  Pelaksanaan Wisuda Santri Terbesar di Indonesia.

Mahasiswa juga menyampaikan, kami adalah Aset Daerah karena kami selesai kuliah tentu kembali membangun dogiyai dan kami tidak mungkin kembali ke kabupaten lain.

Seluruh Pelajar dan Mahasiswa adalah pengganti Bapak-bapak yang ada berdiri di depan kami, maka kami datang menuntut hak kami

” Kami juga malu terhadap teman-teman yang dari Kabupaten Paniai dan deiyai karena selama ini kami tinggal di Asrama mereka, bahkan Dana Tugas Akhir dari Kabupaten Paniai dan Deiyai juga kami selalu di hitungkan dari Pemda Mereka, karena kami dalam satu Organisasi IPMANAPANDODE”. Terangnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Dogiyai Drs.Andreas Yobe, M.Hum Menyampaikan kepada mahasiswa IPMADO Se Indonesia saat Kunjungan Wartawan Zonadinamika.com bahwa, “Untuk pembangunan Asrama Permanen ini per tahaap, tetapi untuk Kota Studi Jayapura,Manado Jogyakarta tidak termasuk dengan dana Otonomi Khusus Karena ketiga Kota Studi ini Pemda sudah membangun Asrama Permanen”.Pungkasnya

Menurut Yobe untuk Tahun ini  di Perioritaskan untuk Kota Studi Semarang dan Kota Studi Manokwari,ia juga sempat katakan Pembagian dana untuk Tugas Akhir kita akan merubah program kerja kami.

Surat Pernyataan Sikap yang disampaikan oleh Mahasiswa Ipmado kepada Pemerintah, akhirnya  tidak sia-sia karena Pemda ditanggapi dengan Sepenuh hati sebab Mahasiswa dan Pemda  tanda tangani bersama diatas bermaterai 6000. (PAY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here