Kasus Pengadaan HT, Rekanan Masih Tetap Diburu

0
1059

HTMEDAN,Zonadinamika.com. Dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Instansi Jajaran Pemko Medan dalam pengadaan Handy Tolky (HT) yang bersumber dari dana ABPD Ta.2014 senilai Rp.7 milyar lebih masih terus bergulir.

Dalam pengadaan ribuan HT tersebut, disinyalir ada kongkalikong antara GS selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dengan AS Direktur PT. Asrijes selaku rekanan, sehingga barang yang dipesan tersebut tidak sesuai sepesifikasi dan telah merugikan negara sebesar Rp.1 milyar lebih dan kasus masih ditangani oleh pihak penyidik Polresta Medan.

Ketika dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono mengatakan kasus ini sedang dalam penyelidikan pihak Polresta Medan. “Kasus ini masih tetap kita proses, yang pastinya saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kompol Aldi Subartono, (20/5/2015).

Lanjutnya, pihaknya hingga ini sedang melakukan pengejaran terhadap rekanan yang menang dalam tender tersebut. Ketika disinggung mengenai inisial tersangka yang saat ini sedang dilakukan pengejaran.”Nanti dulu, kalau inisial tersangkanya kita sebutkan, nanti tersangkanya keburu kabur,” pungkasnya, sembari mengatakan yang pasti pihaknya akan terus memburu para pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, proyek Handy Talky (HT) senilai Rp7 miliar di Kantor Sandi Daerah Pemko Medan ditenderkan di 2014.

Dalam prosesnya, ke luarlah sebagai pemenang tender yakni PT Asri Jes (begitu data dihimpun dari Kantor Sandi Daerah Kota Medan). Spesifikasi HT dimaksud, diharuskan merk Motorola. Namun rekanan PT Asri Jes mengadakan barang tidak sesuai spek pengadaan. Dari informasi dihimpun, HT yang diadakan rekanan ternyata palsu. HT dimaksud tidak terdaftar di lisensi Motorola perwakilan Indonesia di Jakarta. (Rp82)

Baca Juga :  Dua Napi Lapas Lobusona Miliki Tiga Paket Sabu-sabu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here